Prospek Saham MBMA dibandingkan NCKL dan HRUM

Saham MBMA sudah cukup lama betah di bawah Rp500 per saham. Lalu, bagaimana prospek ke depannya

Share
saham MBMA

Mikirduit – Saham MBMA terus berada di bawah Rp500 per saham, apakah posisi ini sudah terdiskon atau masih belum? kami ulas peluang dan risikonya di sini.

Saham MBMA memiliki beberapa risiko yang lagi berjalan, seperti:

Pertama, MBMA menjadi salah satu emiten nikel terintegrasi dari hulu ke hilir. Hal ini menjadi risiko ketika harga bijih naik, dampaknya justru bisa menekan margin dari produk hasil smelternya. Dalam laporan operasional, margin NPI MBMA turun menjadi 13,5% pada kuartal II/2026 dibandingkan dengan kuartal I/2026, bahkan margin nickel matte menjadi negatif 542 dolar AS per ton.

Posisi margin kas Nickel  Matte MBMA mengalami negatif karena kenaikan biaya lebih tinggi ketimbang kenaikan harga jual.

Sementara itu, perubahan formula HPM yang berlaku di September 2026 hanya berlaku untuk limonit. Efeknya lebih ke smelter HPAL yang menghasilkan MHP sehingga tidak berdampak signifikan terhadap margin NPI dan Nickel Matte.

Kedua,  Isu Eropa memperketat untuk produk NPI Indonesia bisa menjadi sentimen secara narasi. Tapi, realisasinya sifatnya adalah pengetatan terkait kewajiban kabron atas barang terkait. jadi bukan larangan

MBMA punya eksposur NPI sekitar 43,7% dari pendapatan konsolidasi di semester I/2026. Namun, tidak ada data tujuan ekspor produk tersebut sehingga dampaknya ke MBMA tidak bisa diukur secara detail.

Meski ada risiko, MBMA juga punya peluang pertumbuhan yang cukup menarik.

Kinerja MBMA berpotensi bertumbuh dari berjalannya proyek smelter HPAL di PT Sulawesi nickel Cobalt dengan kapasitas produksi 90.000 ton MHP per tahun. Produksi pertama akan terjadi di semester II/2026. Kondisi ini akan mendorong tren pertumbuhan kinerja MBMA yang cukup apik di semester I/2026.

Secara kondisi kinerja keuangan, MBMA kian membaik. Pendapatan naik 66,9% menjadi 1,04 miliar dolar AS, laba bersih naik 830% menjadi 54 juta dolar AS, arus kas operasional juga naik signifikan menjadi 256 juta usd vs 15,46 juta usd. Namun kinerja keuangan MBMA per kuartal II/2026 jika dibandingkan kuartal I/2026 mengalami penurunan 18% menjadi 24,5 juta dolar AS meski pendapatan dan laba usaha naik.

Perbandingan Saham MBMA dengan NCKL dan HRUM

Jika dibandingkan antara MBMA, HRUM, dan NCKL secara valuasi MBMA tetap paling mahal dengan PBV 1,8 kali dan EV/Ebitda 14 kali

sedangkan HRUM dan NCKL hampir beda tipis. NCKL punya PBV 1,24 kali dan EV/Ebitda 7 kali, sedangkan HRUM PBV 0,67 kali dan EV/Ebitda 6 kali